SULUT, PELOPORBERITA.ID – Kinerja Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Sulawesi Utara, Handiyana, S.T., M.T., M.Sc., kini menjadi sorotan tajam. Ketua Umum DPP Pelopor Angkatan Muda Indonesia (PAMI) Perjuangan, Maykel R. Tielung, SH., MH., mendesak Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk segera mencopot pejabat tersebut dari jabatannya.
Desakan itu disampaikan Tielung pada Senin (16/06/2025), menyusul berbagai persoalan infrastruktur jalan nasional di Sulawesi Utara yang dinilai memprihatinkan. Ia menegaskan, Handiyana telah gagal menunjukkan kepemimpinan yang bertanggung jawab dan profesional dalam menangani urusan jalan nasional.
“Kerusakan jalan nasional di berbagai titik, mulai dari lubang menganga hingga longsoran yang tidak ditangani, jelas mencerminkan kelalaian yang fatal. Banyak kecelakaan lalu lintas terjadi karena kondisi jalan yang buruk, bahkan sampai merenggut nyawa. Ini tanggung jawab siapa kalau bukan kepala balai?” ujarnya.
Tielung menuding bahwa Kepala BPJN Sulut hanya mementingkan kepentingan pribadi ketimbang mengabdi untuk kepentingan publik. “Tidak ada arah kebijakan yang berpihak pada rakyat. Semuanya terlihat hanya untuk kepentingan sendiri, tanpa rasa empati terhadap masyarakat Sulut,” tambahnya.
PAMI Perjuangan tidak hanya berhenti pada desakan publik, namun akan membawa laporan resmi ke Kementerian PUPR guna membeberkan dugaan penyimpangan dalam kepemimpinan Handiyana. Laporan tersebut akan dikemas lengkap, termasuk dokumentasi jalan rusak yang tak kunjung diperbaiki.
“Ini bukan sekadar kritik. Kami akan sampaikan langsung ke Menteri. Jika tidak ditindak, maka kerusakan ini akan terus berlangsung dan masyarakat yang akan terus menjadi korban,” tegas Tielung.
Sementara itu, hingga berita ini dipublikasikan, Kepala BPJN Sulut Handiyana belum memberikan tanggapan atas tuntutan dan kritik yang dilayangkan PAMI Perjuangan.













Comment