Manado, citawaya.id – Hari penuh sukacita dan kebahagiaan menyelimuti keluarga besar Pusung dan Talete pada Sabtu, 31 Mei 2025. Dalam suasana yang penuh kehangatan dan kasih, pasangan Maikel Pusung dan Maya Maria Talete resmi mengikat janji suci dalam pemberkatan pernikahan yang berlangsung khidmat di Gereja Imanuel Bahu, Manado.
Momen ini menjadi tonggak awal perjalanan hidup baru bagi dua insan yang telah dipersatukan dalam cinta dan iman.Prosesi pemberkatan dimulai tepat pukul 15.00 WITA dan dipimpin oleh Pdt. Trevie Kandow.
Dalam suasana religius yang menyentuh, Maikel dan Maya menyatakan janji setia di hadapan Tuhan, jemaat, dan keluarga besar mereka.
Ayat suci dari Matius 19:6 menjadi dasar pernikahan mereka: “Demikianlah mereka bukan lagi dua, melainkan satu. Karena itu, apa yang telah dipersatukan Allah, tidak boleh diceraikan manusia.”
Maikel Pusung adalah putra dari Bapak Mayos Matheis Alfons dan almarhumah Ibu Silvana Nona Pusung, sementara Maya Maria Talete merupakan putri dari almarhum Bapak Andris Talete dan Ibu Martina Paiman.
Kedua keluarga terlihat sangat terharu dan bahagia menyaksikan anak-anak mereka dipersatukan dalam ikatan pernikahan kudus, yang menjadi wujud dari doa-doa panjang mereka.
Selepas pemberkatan, kebahagiaan berlanjut dalam resepsi pernikahan yang digelar di Big Fish Resto mulai pukul 17.00 WITA. Acara ini dihadiri oleh keluarga, sahabat dekat, serta sejumlah tokoh penting dari berbagai kalangan, menjadikannya sebuah perayaan yang meriah namun tetap hangat dan penuh makna.
Beberapa tamu istimewa turut hadir memberikan selamat kepada pasangan pengantin, di antaranya staf khusus Novie Mewengkang, Daniel Duma, dan Cristian Yokom. Turut hadir pula Pdt. Oldi Limpele, komite BSG Audi Ende, s.pd kakak Gubernur Sulut Jerry Lumbaa, Ketua LPK-RI Stevie Sumampow, serta Ketua Benteng Yuni Srikandi Sulut dan Ketua Barak Boy Barahama.
Teman-teman dari pers, LSM, dan ormas juga terlihat memeriahkan suasana.Desain undangan pernikahan Maikel dan Maya tampil memukau dengan nuansa biru pastel yang elegan, dihiasi bunga-bunga yang merepresentasikan ketulusan cinta mereka.
Potret romantis mereka di latar laut dengan kendaraan motor turut menggambarkan kehidupan modern yang dinamis dan penuh semangat.
Pasangan ini tidak lupa menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas kehadiran para tamu undangan dan doa restu yang diberikan.
Bagi Maikel dan Maya, dukungan moral dan spiritual dari orang-orang terdekat merupakan kekuatan luar biasa untuk mengarungi bahtera rumah tangga yang baru mereka bangun.
Pernikahan ini bukan hanya menjadi momen bersejarah bagi Maikel dan Maya, tetapi juga menghadirkan pesan kuat tentang makna cinta yang dilandasi iman, kepercayaan, dan komitmen. Kesatuan mereka menjadi teladan bagi banyak orang yang percaya bahwa cinta sejati memang berasal dari Tuhan dan layak diperjuangkan.
Semoga perjalanan hidup baru Maikel dan Maya senantiasa diberkati, dipenuhi kasih, dan dikelilingi oleh damai sejahtera. Selamat menempuh hidup baru, Maikel dan Maya – kiranya cinta yang telah dipersatukan Tuhan terus tumbuh dan menjadi berkat bagi sesama.(Fora)













Comment