MANADO – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Laskar Prabowo 08 (LP 08) Provinsi Sulawesi Utara terus memperkuat konsolidasi organisasi dengan menggandeng kalangan akademisi. Langkah ini ditandai dengan audiensi resmi bersama Rektor Universitas Sam Ratulangi, Prof. Dr. Ir. Oktovian Berty Alexander Sompie, yang berlangsung di Manado, Kamis (2/4/2026).
Audiensi tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPD LP 08 Sulut, AKBP (Purn.) Bambang Dwidjatmiko. Pertemuan ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi menjadi forum strategis untuk mempertemukan kekuatan organisasi sosial dengan perspektif akademik dalam mendukung pembangunan daerah dan nasional.

Dalam pertemuan itu, Bambang menegaskan pentingnya integrasi antara gerakan sosial dan basis keilmuan. Menurutnya, organisasi modern dituntut tidak hanya kuat dalam mobilisasi massa, tetapi juga mampu merumuskan kebijakan berbasis riset dan data.
“Peran akademisi sangat penting untuk memastikan setiap program memiliki dasar ilmiah, terukur, dan dapat diimplementasikan secara efektif,” ujarnya.
Sebagai bagian dari langkah strategis tersebut, LP 08 Sulut secara resmi mengajak Prof. Berty Sompie untuk bergabung sebagai Ketua Dewan Pakar. Posisi ini dinilai krusial dalam memperkuat arah kebijakan organisasi melalui pendekatan ilmiah dan analitis.
Menanggapi hal itu, Prof. Sompie menilai LP 08 memiliki struktur organisasi yang solid dan berpotensi menjadi mitra strategis dalam pembangunan.
“LP 08 bukan sekadar organisasi sosial biasa, tetapi memiliki kapasitas untuk berkontribusi dalam mengawal kebijakan nasional secara kolaboratif,” katanya.
Dalam perkembangan selanjutnya, Prof. Sompie menyatakan kesediaannya menerima amanah sebagai Ketua Dewan Pakar DPD LP 08 Sulut. Keterlibatan akademisi dalam struktur organisasi ini diharapkan mampu menghadirkan kebijakan yang lebih objektif, berbasis riset, dan berorientasi pada kepentingan publik.
Meski demikian, pengamat menilai kolaborasi antara akademisi dan organisasi sosial-politik tetap perlu menjaga prinsip independensi, transparansi, dan akuntabilitas guna menghindari potensi konflik kepentingan.
Sementara itu, DPD LP 08 Sulut juga tengah mempersiapkan agenda pengukuhan kepengurusan yang dijadwalkan berlangsung pada 8 April 2026 di Manado. Kegiatan tersebut rencananya akan dihadiri Ketua Dewan Pembina Nasional, Hashim Djojohadikusumo, serta Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional, Devi Taurisa.
Bambang menyebut pengukuhan ini sebagai momentum penting untuk memperkuat legitimasi dan konsolidasi organisasi di tingkat daerah.
“Ini bukan sekadar seremoni, tetapi fondasi untuk memperkuat peran strategis organisasi dalam pembangunan daerah,” tegasnya.
Dengan dukungan akademisi dan penguatan kelembagaan, LP 08 Sulut diharapkan mampu bertransformasi menjadi organisasi yang lebih adaptif, berbasis pengetahuan, dan relevan dalam menjawab tantangan pembangunan ke depan.







Comment