SULUT – citawaya.id Menyikapi lonjakan harga bahan pokok yang kian membebani masyarakat, Perum Bulog Sulawesi Utara meluncurkan Gerakan Pangan Murah (GPM) sebagai respons atas keluhan yang berkembang di tengah masyarakat.
Kepala Bulog Sulut, Ermin Tora, menjelaskan bahwa pihak Bulog berdasarkan penugasan dari Kepala Badan Pangan Nasional (BAPANAS) hari ini Kamis (10/7/2025) telah melakukan penyaluran sebanyak 3.000 kilogram beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) kepada warga kelurahan Tongkaina, Kecamatan Bunaken.
Penyaluran ini dilakukan bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, Dinas Pangan yang di hadiri Kadis Ketahanan Pangan Provinsi Sulut Franky Tintingon, Dinas Perindag dan Satuan Tugas Pangan.
โKami menyikapi harga beras di pasar yang masih relatif tinggi. Karena itu, Bulog hadir melalui Gerakan Pangan Murah untuk menyalurkan beras SPHP dengan harga terjangkau kepada masyarakat,โ ujar Ermin Tora.
Ia menegaskan bahwa kegiatan ini akan terus dilaksanakan secara berkala di berbagai daerah di Sulawesi Utara. Langkah ini merupakan bagian dari upaya Bulog untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengakses bahan pangan, khususnya beras, dengan harga di bawah harga pasar.
Masyarakat dihimbau agar tidak perlu cemas dengan adanya program Gerakan Pangan Murah ini diharapkan beban masyarakat akan semakin ringan dalam memenuhi kebutuhan pangan.
Selain itu juga Bulog beserta Dinas terkait yang di dalamnya Satgas pangan akan terus melakukan pengawasan terhadap beras yang di pasar agar tidak ada permainan dari para para pedagang.
Lebih lanjut, Ermin menyampaikan bahwa saat ini Bulog Sulut memiliki cadangan beras sebanyak 35.000 ton. Jumlah tersebut dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga Februari 2026.
Program Gerakan Pangan Murah ini menjadi solusi konkret dalam menjaga kestabilan harga pangan serta meringankan beban ekonomi masyarakat di tengah tingginya harga kebutuhan pokok. (CM)













Comment