Manado citawaya.id Setelah bertahun-tahun mengabdi sebagai Tenaga Harian Lepas (THL), akhirnya impian Frangki Tulangow (52), Sonny Rundengan (49), Fekky Runtuh (46), dan Donal Rumondor (41) mendekati kenyataan. Keempatnya kini resmi mengikuti tahapan seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) setelah mengabdi selama lebih dari satu dekade di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara.
Frangki Tulangow tercatat telah menjadi THL selama 15 tahun, di mana 10 tahun terakhir dijalaninya di instansi pemerintah provinsi. Begitu pula Sonny, Fekky, dan Donal yang sudah lebih dari 11 tahun aktif menjalankan tugas mereka dengan penuh loyalitas. Kini, mereka memasuki babak baru yang sangat dinanti: pelatihan dan pembekalan sebagai calon PPPK.
Keempatnya tidak bisa menyembunyikan rasa bahagia dan syukur yang mendalam. Donal Rumondor, yang telah mengabdi selama 11 tahun, menyampaikan bahwa ia dan rekan-rekannya merasa sangat berterima kasih kepada pemerintah atas kesempatan ini. “Kami senang dan bersyukur karena tidak semua bisa sampai ke tahap ini. Ini adalah buah dari kesabaran dan kerja keras,” ujarnya.
Saat ini, mereka tengah mengikuti tahapan pelatihan devile yang dilaksanakan selama empat hari berturut-turut di Kantor Dinas Provinsi Sulawesi Utara. Latihan ini merupakan bagian dari pembentukan kedisiplinan dan kesiapan mental sebagai calon aparatur sipil negara yang profesional.
Setelah menjalani pelatihan di kantor dinas, mereka akan melanjutkan tahap selanjutnya di Kantor Gubernur Sulut. Di tempat ini, para peserta akan mendapatkan pembekalan tambahan, termasuk tata nilai, wawasan kebangsaan, dan latihan baris-berbaris yang menjadi bagian penting dari integrasi sebagai PPPK.

Menurut Donal, proses latihan ini walaupun melelahkan, tetap dijalani dengan semangat tinggi. “Kami tahu perjuangan belum selesai. Tapi ini sudah sangat luar biasa bagi kami. Tidak sia-sia semua waktu yang telah kami berikan selama ini,” tambahnya dengan mata berbinar.
Langkah pemerintah provinsi memberikan kesempatan bagi THL lama untuk mengikuti jalur PPPK dinilai sebagai bentuk apresiasi nyata atas pengabdian mereka. Banyak di antara THL yang telah bekerja tanpa status yang pasti selama bertahun-tahun dan kini mendapatkan titik terang dalam karier mereka.

Kini harapan pun semakin besar. Keempat sosok ini berharap proses yang sedang mereka jalani bisa membuahkan hasil manis. Mereka siap menunjukkan dedikasi yang lebih tinggi jika resmi menyandang status sebagai ASN melalui jalur PPPK. “Kami akan buktikan bahwa loyalitas dan pengalaman itu bernilai. Terima kasih kepada semua pihak yang sudah membuka jalan ini bagi kami,” pungkas Donal.(FORA)







Comment