MINUT – Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara (Minut) menunjukkan komitmennya menekan gejolak harga kebutuhan pokok dengan melaksanakan Gerakan Pangan Murah di Desa Kolongan, Kecamatan Talawaan, Kamis (26/6/2025). Kegiatan yang diinisiasi Dinas Pangan Minut ini menyediakan berbagai kebutuhan pangan dengan harga yang disubsidi hingga 50 persen.
Plt Kepala Dinas Pangan Minut, Bertha Katuuk, S.P., dalam sambutannya menjelaskan, Gerakan Pangan Murah kali ini merupakan titik kelima dari total 10 lokasi yang akan dilaksanakan sepanjang tahun ini. “Kami menjual beras premium, gula, minyak goreng, telur, bawang, cabai, hingga daging ayam dengan harga yang lebih terjangkau bagi masyarakat,” jelasnya.

Ia juga menegaskan, kegiatan ini terselenggara berkat kolaborasi dengan Perum Bulog, kios unggas, dan pelaku usaha pangan lokal. “Kami ingin memastikan warga mendapatkan akses pangan murah di tengah kondisi harga pasar yang fluktuatif,” tambah Katuuk.
Camat Talawaan, Alexander C.L Warbung, mengapresiasi inisiatif Pemkab Minut. “Program ini sangat membantu warga kami di Desa Kolongan. Harga sembako yang lebih murah meringankan beban masyarakat,” ungkapnya. Ia pun berharap program serupa terus dijalankan.
Menariknya, dalam kegiatan ini Dinas Pangan menyediakan dua opsi pendaftaran dan pembayaran. Kabid Dinas Pangan Minut, Fanny Rumokoy, menjelaskan warga bisa memilih mendaftar dan membayar secara online lewat QRIS, OVO, atau Dana, atau secara manual dengan pembayaran tunai. “Kami ingin semua warga, baik yang terbiasa dengan teknologi maupun tidak, tetap terlayani dengan mudah,” kata Fanny.

Turut hadir dalam kegiatan ini sejumlah pejabat daerah dan unsur Forkopimda, termasuk Kepala Dinas Perdagangan Maxmillian Tapada, M.Si, perwakilan Kejari Minut, aparat TNI-Polri, dan perangkat Desa Kolongan.
Melalui Gerakan Pangan Murah ini, Pemkab Minut berharap ketahanan pangan tetap terjaga dan daya beli masyarakat semakin kuat.
(MAX)








Comment