Manado citawaya.id Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Stevanus (YSK), menyatakan komitmennya untuk memberikan penghargaan khusus kepada para nelayan yang dengan gagah berani menjadi penyelamat pertama dalam insiden tenggelamnya KM Barcelona V. Inisiatif ini tidak hanya sebagai bentuk apresiasi moral, namun dimaknai lebih dalam sebagai upaya membangun budaya baru: budaya penghargaan kepada para pahlawan sipil.
Dalam pernyataannya, Gubernur Yulius selfanus,menegaskan bahwa bangsa ini tidak boleh lupa pada jasa-jasa besar yang lahir dari tindakan-tindakan luar biasa orang-orang sederhana. “Penghargaan ini bukan hanya untuk memberi ucapan terima kasih, tapi untuk meletakkan mereka di tempat yang layak di mata negara dan masyarakat. Kita ingin budaya penghormatan ini tumbuh dan terus dipupuk,” ujarnya.
Solidaritas tinggi yang ditunjukkan komunitas nelayan Sulawesi Utara pada malam tragedi KM Barcelona V menjadi simbol kuat nilai-nilai kemanusiaan yang masih berakar kuat di tengah masyarakat. Dengan alat seadanya dan tanpa perintah resmi, mereka bergegas menuju lokasi kejadian, menyelamatkan para korban dari maut di tengah laut yang gelap dan ganas.
Tindakan mereka diibaratkan sebagai obor harapan yang menyala terang di tengah gulita, membuktikan bahwa semangat gotong royong dan keberanian rakyat kecil tetap menjadi denyut nadi bangsa Indonesia. Kini, dengan penghargaan yang tengah disiapkan, pemerintah provinsi secara resmi menyalakan kembali obor pengakuan atas nilai-nilai tersebut.
Gubernur Yulius selfanus berharap penghargaan ini dapat menjadi warisan moral baru. “Para nelayan pemberani ini telah menunjukkan bahwa keberanian dan rasa kemanusiaan tidak mengenal jabatan atau status sosial. Mereka adalah wajah sejati Indonesia,” tambahnya.
Pemberian penghargaan ini direncanakan akan dilakukan dalam sebuah upacara resmi yang akan melibatkan keluarga korban, perwakilan komunitas nelayan, dan tokoh-tokoh masyarakat. Pemprov Sulut juga menyatakan sedang menyusun bentuk penghargaan yang bersifat simbolik sekaligus fungsional, agar dapat memberikan dampak nyata bagi kehidupan para penerima.
Langkah Gubernur Yulius selfanus ini diharapkan tidak hanya menjadi contoh di tingkat lokal, tetapi juga dapat menginspirasi pemerintah pusat maupun daerah lain untuk mulai mengangkat dan menghormati keberanian sipil — karena pahlawan tidak selalu memakai seragam, terkadang mereka berlayar dengan perahu kecil demi menyelamatkan nyawa sesama(FORA).











Comment