TOMOHON– Ancaman bahaya listrik menghantui aktivitas warga di Kompleks Pasar Kuliner belakang Menara Alfa Omega, Kecamatan Talete, Tomohon Tengah, Kota Tomohon.
Kabel listrik bertegangan tinggi milik PLN terpasang terlalu rendah, bahkan menyentuh badan besi bangunan pasar, namun hingga kini belum juga ditangani.
Kondisi tersebut membuat warga hidup dalam rasa was-was setiap hari, terlebih lokasi itu merupakan area publik yang ramai masyarakat.
“Ini bukan sekadar mengganggu, tapi sudah mengancam nyawa. Kabelnya terlalu rendah dan sudah menyentuh besi bangunan,” tegas warga Talete.
Kekhawatiran warga semakin beralasan karena insiden sengatan listrik dilaporkan pernah terjadi di lokasi tersebut.
Meski tidak sampai menelan korban jiwa, kejadian itu menjadi alarm keras akan potensi kecelakaan fatal jika kondisi ini terus dibiarkan.
“Sudah pernah ada yang tersetrum. Kalau hujan, risikonya lebih besar. Kami takut, tapi aktivitas tetap jalan karena ini tempat usaha,” ungkap.
Warga menilai kondisi ini mencerminkan lemahnya pengawasan dan lambannya respons pihak terkait khususnya PLN, dalam menjamin keselamatan fasilitas kelistrikan di ruang publik.
Mereka mempertanyakan standar keamanan instalasi listrik yang seharusnya menjadi prioritas utama.
“Ini area umum, bukan tempat sepi. Kalau sampai ada korban jiwa, siapa yang bertanggung jawab?” ujar seorang warga lainnya dengan nada geram.
Masyarakat mendesak PLN segera turun ke lapangan untuk melakukan pengecekan menyeluruh dan meninggikan kabel sesuai standar keselamatan, sebelum bahaya laten ini berubah menjadi tragedi.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak PLN belum memberikan pernyataan resmi terkait kondisi kabel listrik yang dikeluhkan warga tersebut.
***











Comment