Minsel — Ketua Umum Jurnalis Aktivis Rakyat Indonesia (JARI), Johan Lintong, menilai sosok Christian Daniel Karamoy atau yang akrab disapa Danny Karamoy, layak mendapatkan promosi jabatan sebagai Camat Tareran.

Menurut Lintong, seorang aparatur sipil negara sejatinya adalah representasi pengabdian kepada negara, bukan sekedar menjalankan pekerjaan administratif, melainkan menghadirkan integritas, loyalitas, dan tanggung jawab dalam melayani masyarakat.
“Danny Karamoy adalah contoh nyata ASN yang bekerja bukan karena jabatan, tetapi karena panggilan pengabdian.
Rekam jejaknya jelas, kontribusinya terukur, dan dedikasinya tidak perlu diragukan,” ujar Lintong.
Ia menjelaskan, di tengah dinamika birokrasi pemerintahan daerah, masyarakat memiliki penilaian objektif terhadap kinerja aparatur.
Nama Danny Karamoy, kata dia, menjadi salah satu figur yang mendapatkan kepercayaan luas dari berbagai kalangan.
Dikenal luas oleh aparatur desa, tokoh masyarakat, hingga generasi muda di Desa Lansot Timur, Danny dinilai sebagai pribadi yang rendah hati, komunikatif, serta konsisten dalam menjalankan tugasnya sebagai ASN sejak puluhan tahun silam.
Dalam perjalanan kariernya, Danny Karamoy pernah memegang peran strategis di Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) pada masa kepemimpinan Ramoy Luntungan.
Ia dipercaya memimpin tim Hukum Tua se-Minahasa Selatan dalam berbagai kegiatan studi banding ke Jawa dan Bali, sebuah amanah yang mencerminkan kapasitas serta kepercayaan pimpinan.
Kontribusinya dalam mendampingi pemerintah desa, khususnya dalam penyusunan laporan Alokasi Dana Desa (ADD) dan penguatan tata kelola administrasi desa, diakui memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas pemerintahan desa.
Namun, dinamika politik turut mewarnai perjalanan kariernya.
Pada masa kepemimpinan Christiany Paruntu, latar belakangnya sebagai mantan Ketua Ranting PDI Perjuangan disebut menjadi salah satu faktor yang membuatnya tidak lagi berada di posisi strategis.
Selama kurang lebih 11 tahun, ia menjalani tugas sebagai staf di Kelurahan Uwuran.
“Di situlah terlihat kualitas sesungguhnya. Meski tidak berada di posisi strategis, ia tetap bekerja dengan dedikasi yang sama.
Ini yang jarang dimiliki banyak ASN,” kata Lintong.
Momentum kebangkitan datang di era kepemimpinan Franky Donny Wongkar dan Wakil Bupati Petrus Yani Rembang.
Danny kembali dipercaya mengemban jabatan sebagai Kepala Sub Kepegawaian di Kecamatan Suluun Tareran, hingga kemudian menjabat Hukum Tua Desa Wiau Lapi.
Di posisi tersebut, kepemimpinannya menunjukkan hasil konkret.
Desa Wiau Lapi berhasil berkembang menjadi desa wisata berbasis potensi lokal, dengan pengembangan dua titik air terjun sebagai destinasi unggulan.
Prestasi tersebut mengantarkan Desa Wiau Lapi meraih sertifikat desa wisata pada 2021, juara lomba desa tingkat kecamatan dan kabupaten, hingga terbaik di tingkat Provinsi Sulawesi Utara dan mewakili ke tingkat nasional.
Pada tahun 2022, Danny Karamoy bahkan dinobatkan sebagai Hukum Tua terbaik se-Sulawesi Utara.
Saat ini, di era kepemimpinan FDW-TK, Danny masih menjabat sebagai Sekretaris Kecamatan Tareran.
Namun, menurut Lintong, posisi tersebut belum sepenuhnya mencerminkan kapasitas dan kontribusi yang telah ia berikan.
“Aspirasi masyarakat dari 13 desa di Tareran cukup jelas.
Mereka membutuhkan pemimpin yang bukan hanya memahami administrasi, tetapi juga memiliki kedekatan sosial dan kemampuan membangun potensi wilayah,” tegasnya.
Lintong menyatakan, promosi jabatan dalam birokrasi seharusnya tidak sekedar menjadi rotasi administratif, melainkan bentuk penghargaan terhadap loyalitas, dedikasi, dan prestasi nyata.
“Ia juga menambahkan bahwa pemerintah daerah perlu melihat secara objektif rekam jejak dan kontribusi ASN.
Danny Karamoy telah membuktikan bahwa prestasi adalah bentuk loyalitas kepada pimpinan dan daerah.
Sosok seperti ini layak diberi ruang lebih besar untuk terus berkarya,” pungkasnya.
Dengan berbagai capaian tersebut, JARI menilai bahwa Christian Daniel Karamoy merupakan figur yang tepat untuk mengemban amanah sebagai Camat Tareran, sejalan dengan harapan masyarakat akan kepemimpinan yang berintegritas dan berorientasi pada kemajuan daerah.
Jos













Comment