Minahasa citawaya.id Daniel Pangemanan, SH., MH., anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), menyampaikan apresiasi tinggi atas capaian 100 hari kerja Gubernur Yulius Selvanus Komaling dan Wakil Gubernur Victor Mailangkay.
Dalam pernyataannya kepada AktualNusantara.id, politisi Gerindra ini menegaskan bahwa keberhasilan tersebut menjadi fondasi strategis pembangunan Sulut sekaligus mendukung program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.
Pangemanan menggarisbawahi bahwa pasangan gubernur-wagub berhasil merealisasikan sebagian besar program percepatan meski dalam waktu terbatas. Ia menyoroti tujuh bidang pencapaian konkret:
penguatan ketahanan pangan dan perbaikan gizi, reformasi penegakan hukum untuk penyelamatan keuangan negara, kebangkitan sektor pariwisata, penataan lingkungan RT/RW, percepatan proyek infrastruktur, peningkatan pelayanan publik, serta pemulihan kepercayaan investor.
“Realisasi ini merupakan langkah nyata menuju Sulawesi Utara yang maju, sejahtera, dan berkelanjutan,” tegas Pangemanan.
Ia menambahkan, kolaborasi sinergis antara pemerintah daerah, masyarakat, dan sektor swasta menjadi kunci keberhasilan yang harus terus dijaga. Ke depan,
Pangemanan mendorong peningkatan berkelanjutan pada program yang sudah berjalan baik serta perbaikan menyeluruh di area yang masih lemah.
Ia secara khusus menekankan tiga prioritas: pemberdayaan ekonomi lokal melalui optimalisasi potensi daerah, pengelolaan keuangan daerah yang transparan dan akuntabel, serta penegakan hukum berkeadilan untuk menciptakan iklim politik stabil.
Politisi asal Minahasa ini juga memuji pendekatan kepemimpinan Gubernur YSK yang dinilainya visioner dan tegas.
“Ketegasan dalam reformasi birokrasi dan inovasi pelayanan publik telah membuka jalan bagi kemandirian ekonomi daerah,” ujarnya. Capaian 100 hari ini, menurut Pangemanan, selaras dengan visi nasional Presiden Prabowo, terutama dalam hal efisiensi anggaran, pemberantasan maladministrasi, dan penguatan daya saing regional.
Ia menegaskan bahwa momentum ini harus menjadi pijakan untuk mempercepat kemandirian Sulut berbasis prinsip tata kelola yang partisipatif. Sebagai penutup, Pangemanan mengajak seluruh pemangku kepentingan menjaga sinergi tersebut guna memastikan pembangunan Sulut yang inklusif dan berkelanjutan. (FORa)










Comment